Cegah Oknum Permainkan Transaksi E-Toll, Perum Damri Pilih Pakai Alat Ini

(Ilustrasi alat On Board Unit untuk e-toll. Foto : twitter.com)

JAKARTA – Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) di jalan tol yang akan mulai berlaku Oktober 2017 PT Jasa Marga (Persero), PT Telkom Indonesia dan Perum Damri bersinergi meluncurkan Jasa Marga Accsess On Board Unit (JM Accsess OBU). Peluncuran ini juga upaya dalam rangka pembayaran tol tanpa henti (Multi Lane Free Flow/MLGG) 2018.

Dengan JM Access OBU, pengguna jalan tol tidak perlu berhenti dan membuka kaca mobil saat membayar tol. Dengan kata lain sistem ini lebih cepat dibandingkan menggunakan kartu elektronik (e-toll).

Baca Juga: Dengan Alat Canggih Ini, Bayar Tol Tak Perlu Berhenti di 2018

Bagi Perum Damri, penggunaan JM Access OBU memiliki manfaat begitu besar untuk operasional. Ada efisiensi penyiapan uang tunai yang disiapkan setiap hari untuk pembayaran tol dan menghindari potensi penyalahgunaan kartu e-toll oleh petugas Damri.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perum Damri Sarmadi Usman mengatakan, armada Damri yang beroperasi menuju Bandara Soekarno Hatta dari 23 titik sebanyak 300 unit. Bila di rata-rata setiap hari perseroan harus menyiapkan uang tunai untuk pembayaran tol sebesar Rp30 juta.

Baca Juag: Uji Coba Bayar Tol Tanpa Buka Kaca Mobil, Jasa Marga Libatkan Telkom dan Damri

“Dengan JM Access OBU kan kita tidak perlu repot siapkan uang membayar tol, tentu kita sadari ini uji coba dan semua unit akan menggunakannya. Untuk sekarang yang menggunakan OBU baru armada Damri dari Gambir menuju Bandara Soekarno sebanyak 1z unit,” kata dia di Kantor JM GT Kapuk, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Selain itu, penggunaan JM Access OBU membantu perusahaan untuk mengontrol pembayaran tol, di mana ada kelemahan saat menggunakan e-money dan kartu e-toll lainnya.

Baca Juga: Wajib Pakai Kartu, Jasa Marga Tegaskan Tak Ada PHK Pekerja Tol

“Ada oknum kami bisa menggunakan e-money tidak hanya transaksi tol, dengan OBU tidak bisa lagi transaksi selain tol,” ujarnya.

Bahkan transaksi tol melalui JM Access OBU dapat dimonitor melalui mobile application yang disebut JM Wallet. Saldo dari OBU yang digunakan untuk transaksi pembayaran tol disimpan secara online pada aplikasi. Dia berharap, penerapan JM Access OBU ini tidak hanya di ruas tol Jasa Marga, tapi bisa meluas kesemua ruas tol.

(kmj)

Berita ini telah terbit Okezone.com dengan judul :

Ada Oknum Permainkan Transaksi E-Toll, Perum Damri Pilih Pakai Alat Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: