Gara-gara Pemuda Ini, Batik Khas Banyumas Terpajang di Museum Manchester United

Valentinus Fun (kedua dari kiri) dengan bangga memperkenalkan batik ke legenda Manchester UnitedAKURAT.CO/ Istimewa


AKURAT.CO, Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Hari ini pasti banyak orang-orang, baik di lingkungan formal dan informal yang mengenakan batik.

Tapi, apakah batik hanya ada di Indonesia? jawabannya bisa dipastikan “tidak”. Faktanya, batik juga ada di museum klub tersohor asal Inggris, Manchester United. Bagaimana bisa?

Seorang warga Purwokerto bernama Valentinus Fun adalah sosok di balik pembawa batik ke kota Manchester. Karenanya, batik Papringan khas Banyumas, bisa dipajang di Old Trafford.

Pertengahan tahun lalu, Valent -sapaannya-, menjadi satu dari empat pemenang Chevrolet Fan Cup. Karena menjadi satu pemenang, dia berkesempatan menyambangi markas Manchester United.

Sebagai fans Setan Merah, Valent pun berpikir keras “Bagaimana caranya agar kesempatan ini dan kedatangannya ke Manchester meninggalkan kesan yang terlupakan bagi orang-orang klub?”. Alhasil, dia pun memiliki ide untuk memberikan cendera mata berupa batik khas kota kelahirannya, Banyumas.

Dia pun langsung menghubungi teman-temannya untuk merealisasikan idenya ini. “Karena selama ini saya melihat fans cuma bisa selfie dan meminta tanda tangan saja. Jadi akhirnya saya berinisiatif mencoba membuat batik dengan motif MU. Kemudian saya coba menghubungi orang itu, untuk membuat tujuh batik, satu batik tulis, enam lainnya batik cetak. Aku bilang tapi batik Papringan Banyumasnya dikasih logo MU bisa nggak? Sana bilang bisa,” kata Valent, saat dihubungi AKURAT.CO

Singkat cerita, tiba lah hari di mana Valent pergi ke Manchester bersama tiga orang pemenang lainnya. Sesampainya di Manchester, Valent mengikuti kegiatan gala dinner.

Ini adalah saat di mana Valent memberikan cendera mata berupa batik Papringan khas Banyumas berlogo Manchester United ke legenda Manchester United, Byran Robson serta official Manchester United.

 
“Pas Bryan nerima dia bilang batik ini sangat eksotis. Dia tahu batik, tapi tidak pernah liat batik ada Logo Manchester Unitednya. Saya bilang ini asli dari Indonesia,” ujar Valent.

Yang membuat Valent makin kegirangan adalah saat staf dari Manchester United tiba-tiba maju ke depan saat gala dinner berlangsung. Saat itu, para staf MU menyerukan dengan pengeras suara bahwa batik Papringan Banyumas Manchester United sangat bagus dan akan dipajang di Museum Manchester United.

“Saya benar-benar nggak nyangka kalau bakal dipajang di museum. Semua peserta dan juga pihak Manchester United memberikan standing applause,” kisahnya

Tujuh batik Papringan tersebut semuanya habis diserahkan oleh Valent ke Legenda Manchester United Bryan Robson, staf Manchester United, serta seorang fotografer tim Manchester United.
“Dia (forografer MU) sempat tanya-tanya tentang batik itu, dia kemudian foto-foto saya. Saya sebenarnya tahu kalau dia pengin itu batik, tapi memang tinggal satu-satunya, karena memang dia pengen banget dan sudah baik ke saya, akhirnya saya kasih. Eh dia senang banget mukanya sampai merah,” kata dia.

 
Tidak hanya staf klub yang menyukai batik Papringan Manchester United, peserta Chevrolet Fan Cup lainnya juga menginginkan batik tersebut dan ingin memesan serta membelinya. “Saya bilang saya tidak bisa untuk mengirim kirim sampai ke negara lain. Kalau mau silakan datang ke Indonesia dan akan saya carikan untuk mereka,” ujar Valent, yang berprofesi sebagai MC ini.

Selain berkesempatan bertemu legenda klub dan keliling Old Trafford, Valent juga mendapat kesempatan langka. Yakni, dia bermain sepakbola di lapangan Old Trafford, lengkap dengan seragam MU, bersama beberapa legenda The Red Devils.

BACA SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: