AES Sports – Dijatuhkannya hukuman terhadap klub Persib Bandung karena aksi para bobotoh yang membuat sebuah koreografi membentuk tulisan ‘Save Rohingya’ membuat para suporter skuad Maung Bandung menggelar sebuah aksi solidaritas berupa pengumpulan koin recehan untuk membayar sanksi denda dari Komdis PSSI sejumlah 50 Juta Rupiah.

bolasport.com

Bobotoh yang sebenarnya bertujuan untuk menggelar sebuah aksi simpatik atas tragedi yang terjadi di Rohingya malah dianggap oleh pihak Komdis PSSI membawa sebuah isu politik dalam dunia sepakbola Indonesia. Menanggapi sanksi denda 50 Juta Rupiah, para bobotoh langsung mengadakan sebuah aksi pengumpulan koin untuk membayar denda tersebut sebagai bentuk tanggung jawab.

Dilansir dari bola.com (03/10/2017), Akhirnya nominal 50 Juta Rupiah mampu dikumpulkan oleh para bobotoh dalam bentuk uang recehan yang dimasukkan kedalam dua tong besar dan diangkut langsung ke kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menggunakan sebuah mobil pick up terbuka.

Namun ternyata sudah selama satu pekan dua tong drum besar berisi uang 50 Juta Rupiah tersebut seperti hanya digeletakkan saja pada sebuah lorong jalan kantor PT PBB di Jalan Sulanjana, Bandung. Bahkan posisi tong tersebut sama sekali tidak diamankan kedalam sebuah ruangan tertutup padahal berisi uang puluhan juta rupiah dari para bobotoh.

bola.com

Dirigen Viking Persib Club (VPC), Yana Umar, sangat menyayangkan dengan apa yang dilakukan PT PBB terhadap uang hasil iuran bobotoh tersebut. “Itu dalamnya uang loh. Kalau hilang bagimana?” kata Yana.

“Sangat disayangkan. Seharusnya PT PBB bisa menghargai usaha bobotoh. Sudah tak mau menyampaikan ke PSSI, seharusnya bisa dimanfaatkan,” tambah Yana Umar.

Sebenarnya PT PBB memang menolak uang sebesar 50 Juta Rupiah dari para bobotoh untuk disetorkan ke PSSI karena pihak klub Persib Bandung sudah mau bertanggung jawab penuh terhadap nominal denda tersebut.

simamaung.com

Manajemen Persib Bandung menganggap bahwa yang didenda oleh Komdis PSSI adalah pihak klub maka Persib Bandung yang akan membayar denda tersebut sementara dana 50 Juta Rupiah yang dikumpulkan bobotoh akan disalurkan kepada pengungsi Rohingya.

Meskipun sudah memberikan konfirmasi dana dari para bobotoh akan disalurkan ke Rohingya, pada kenyataannya dua drum berisi uang puluhan juta tersebut malah terlihat tidak terurus tergeletak ditempat lalu lalang banyak orang.