Memaknai Basmallah: Kenapa Harus Membaca Bismillah Dalam Memulai Segala Sesuatu?

Penulis : Denis Arifandi
 

(بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ)
”Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” 


Segala sesuatu dengan ucapan Basmalah sebagai implementasi sabda Rasulullah Saw: 
 ”Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan Bismillahirrahmanirrahim, maka ia terputus.” [Diriwayatkan oleh Abu Daud] 

Maksud ”terputus” dalam hadits ini bukanlah tidak diterimanya amal kebaikan, akan tetapi hilangnya keberkahan. Sebagaimana kita ketahui, bahwa keberkahan adalah sesuatu yang mutlak dibutuhkan dalam sebuah amal perbuatan. Jikalau ia tiada, maka amalan yang kita kerjakan akan sia-sia belaka. 

Ada satu pertanyaan yang berkaitan dengan hal ini, yaitu bukankah setiap pekerjaan itu harus dimulai dengan ucapan puji-pujian kepada Allah Swt? Bukanlah Rasulullah Saw bersabda: 
”Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan memuji Allah, maka ia terputus.” [Diriwayatkan oleh Ibn Hibban] 

Jikalau dilihat sepintas, memang kedua hadits ini saling bertentangan. Hadits pertama memerintahkan kita untuk memulai suatu pekerjaan dengan Basmalah. Sedangkan Hadits kedua justru memerintahkan kita untuk memulainya dengan memuji Allah Swt. Jadi, apakah seharusnya yang kita lakukan? 

Sebenarnya, kedua hadits di atas tidak saling kontradiksi. Memang, kita diperintahkan oleh Allah Swt untuk memulai segala urusan dengan memuji-Nya, dan ucapan Basmallah adalah salah satu lafadz yang menunjukkan pujian bagi-Nya.  Jikalau kita perhatikan baik-baik, maka lafadz Ar-Rahman dan Ar-Rahim adalah pujian bagi-Nya. Kita mengakui Maha Pengasih-Nya kepada seluruh umat manusia, dan mengakui Maha Penyayang-Nya kepada kaum mukminin.  Baik dimulai dengan Basmallah maupun Tahmid, maka keduanya sama-sama mengandung makna pujian kepada-Nya. 

***
Terimakasih atas Kunjungan
Saran dan Soalan, Silahkan Berkomentar di Kolom yang Sudah Disediakan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: