Pengeroyokan terhadap Petugas Sudinhub Jaktim Diduga Diprovokasi Debt Collector

 
Petugas Dishub melapor ke polisi terkait pengeroyokan terhadap petugas Sudinhub Jaktim saat menderek mobil yang parkir liar. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)


JAKARTA – Fransiskus Mandala, petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur harus mengalami nasib tragis. Pasalnya, ketika sedang menertibkan mobil yang parkir liar di kawasan Jalan Paus, Rawamangun, Pulogadung, ia dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal.

Kasi Ops Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Slamet Dahlan mengatakan, pengeroyokan itu diduga diawali sebuah aksi provokasi dari salah seorang warga yang berada di lokasi. Namun, provokator itu diduga bukan warga setempat.

Saat itu, kata Slamet, anak buahnya melihat ada sebuah mobil Datsun warna putih yang parkir di trotoar. Melihat hal itu, pihaknya mengambil tindakan tegas dengan menderek mobil tersebut.

“Tiba-tiba ada oknum warga yang di situ, teriak-teriak, memprovokasi warga situ, jangan diderek. Akhirnya yang lain terprovokasi, ikutin dia, terjadi kericuhan di situ,” kata Slamet saat dikonfirmasi, Kamis (5/10/2017).

Ia menerangkan, pihaknya menduga yang menjadi provokator dari aksi penyerangan itu adalah seorang debt collector yang biasa nongkrong di wilayah tersebut. Namun, pihaknya tak bisa memastikan perihal oknum tersebut.

“Disinyalir karyawan debt collector salah satu perusahaan finance,” ucapnya.

Lebih lanjut Slamet mengatakan, anggotanya mengalami luka pukul serta cakaran di bagian dada. Lepas mengalami kejadian itu, Fransiskus langsung melapor ke polisi berbekal hasil visum Rumah Sakit Persahabatan.

Sementara itu, aksi pengeroyokan yang dilaporkan ke Polsek Pulogadung tersebut kini sedang dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

(erh)

BACA SUMBER
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: