Nyata, Namun Tak Terlihat

BATAM, SUKON – Belakangan ini sedang maraknya isu yang berkembang di berbagai mass media mengenai “Proxy War” oleh para “Invisible Hands” yang dengan sengaja diciptakan untuk membenturkan antar sesama golongan dengan berbagai muatan kepentingan politis. Hal dimaksud banyak dan bahkan sedang terjadi diberbagai kalangan tanpa disadari jika siapa saja sedang tergiring ke arah pusaran itu. Begitu pun sepertinya juga terjadi dengan pemberitaan oleh oknum pegiat berita yang menulis-publikasikan berita dengan mengatas-namakan “ketidak-nyamanan” satu diantara institusi. Dan oknum bersangkutan memberitakan tentang “Pengelola ASDP Batam Diganggu Orang Mengaku Wartawan”. Oknum pemberita tersebut sangat disayangkan, dan terlihat sungguh tidak profesional selaku penggiat berita dengan melalukan tindakan melampaui batas-batas attitude profesionalisme.

Sesungguhnya, hal yang sangat dibutuhkann dalam suatu peliputan dan pengulasan pemberitaan adalah narasumber dimana berita terkait mesti memiliki akurasi dan dapat dipercaya sebelum disajikan kepada publik. Sehubungan hal dimaksud, konstrubutor kami telah menghubungi institusi terkait untuk dimintai klarifikasinya agar pemberitaan ini tidak menimbulkan polemik dikalangan tertentu dan pembaca umumnya. Dan ternyata berita tersebut layaknya berita ‘hoax’ yang dilakukan oleh pegiat berita yang tidak memiliki tanggung jawab moral dengan indikasi yang dilatar-belakangi oleh tendensi sentimental.

Tipikal pegiat berita seperti itu tentulah sangat perlu diuji kelayakan dan profesionalismenya. Seseorang dapat dikatakan profesional dari profesi yang digelutinya, ketika orang dimaksud memilki responsibilitas moral selaku profesionalisme. (AYZ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: