soundcloud.com

Siapa yang tak kenal Iwan Fals? cuma kids zaman now yang kebanyakan konsumsi mecin yang gak kenal sama beliau. Penyanyi yang bernama lengkap Virgiawan Listianto ini boleh dikatakan merupakan salah satu legenda hidup musisi indonesia yang terkenal sejak tahun 70an hingga sekarang dengan lagu-lagunya yang banyak menggambarkan keadaan sosial di negeri mulai dari kritik atas sekelompok orang (seperti wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (Siang Seberang Istana, Lonteku) Atau bencana-bencana yang tengah melanda (Ethipoia).

Bahkan, karena lagu-lagunya syarat dengan pesan arus bawah, ketidak adilan, dan kedamaian sehingga terkesan Iwan lebih banyak mengkritisi keadaan bangsa dan kebijakan pemerintah daripada musisi lainnya. Lagu-lagu Iwan memang lebih menyuarakan ketidakadilan dan ketimpangan-ketimpangan sosial. Wajar aja kalau majalah TIME menobatkan Iwan Fals sebagai salah satu “Pahlawan Besar Asia”.

Cover Majalah Time Asia (bintang.com)

Dalam situs majalah TIME Asia (29/04/2009) tertulis “Iwan Fals Sings a Timeless Message of Justice for All”. Di malajah tersebut, pelantun lagu Oemar Bakri ini disejajarkan dengan tokoh-tokoh besar asia lainya, seperti novelis Pramudya Ananta Toer, aktor Jackie Chan, pejuang demokrasi Aung San Suu Kyi, pendeta Tibet Karmapa Lama, Xanana Gusmao dll

Dalam tulisannya, TIME (29/04/2009) juga menulis “Fals adalah duri bagi siapa pun yang menyalahgunakan kekuasaan mereka” dan “Menyanyi dengan suara hati”, adalah kalimat-kalimat yang dalam bahasa Inggris dipasang di atas judul artikel tentang Iwan Fals. Selain itu, dalam artikel tersebut, Jason menceritakan betapa Fals punya banyak penggemar di mana-mana di Indonesia hingga sekarang.Lirik dan model lagu Iwan Fals yang blak-blakan penuh sindirian, rupanya tak lepas dari liku-liku perlananan hidup Fals yang penuh perjuangan. Bahkan ketika namanya sudah dikenal orang pun, Iwan masih sering ngamen dan bahkan pernah jadi supir omprengan Pasar Minggu-Depok, pp.

Namun Sekarang terasa berbeda. Banyak yang beranggapan kalau Iwan Fals tak segarang dulu, Idealismenya telah memudar. Apakah Beliau tak mampu lagi menghasilkan karya semacam itu? ataukah Bang iwan terlalu Pengecut untuk menyampaikan kritikan-kritikan tajamnya lagi? atau jangan-jangan bang Iwan sudah Puas dengan kondisi pemerintahan yang sekarang?Padahal dulu dimasa Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan.

nasionalpos.com

Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan terhadap pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album.

Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di stasiun radio 8EH Institut Teknologi Bandung. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara. Beberapa konser musiknya pada tahun 80’an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu.

Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Lalu di Kramat V Jakarta, diinterograsi selama tiga bulan dan pernah ia dikenakan wajib lapor tiap hari. Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror. Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga

Tetapi, Seolah-olah bang Iwan ingin menjawab keragu-raguan masyarakat, Bang Iwan kembali menyanyikan lagu yang bernada kritik untuk pemerintah pada saat tampil konser “Iwan Fals, Untukmu Indonesia” Nopember 2015 silam. Video saat Iwan menyanyikan lagu ini kembali viral setelah diunggah ulang oleh akun Nardi Tanjong di Facebook.com/narditanjung pada september kemarin. Netizen lantas langsung menyambut lagu ini lantaran dianggap masih relevan dengan kondisi saat ini.

Dalam video itu, seperti biasa, Iwan bernyanyi sambil membawa gitar dan mengalunkan harmonika yang ia tiup di kala jeda lagu.

Konser Untukmu Indonesia (Youtube.com/nofriandi90)

“Ada sembilan janji yang sangat terkenal/ Apakah ini janji surga atau janji kompeni?/ Temanku bilang Nawacita namanya/ Agar Indonesia sejahtera disegani dunia/ Juga menggetarkan yang di surga,” lantun Iwan Fals membuka lagu tersebut.

“Hanya memang perlu waktu/ Semoga kita sabar menunggu/ Semoga janji mu bukan janji palsu/ Janji Jokowi semoga terbukti/ Janji Jokowi sungguh dinanti nanti,” senandung Iwan.

Iwan lalu menyanyikan sembilan agenda Jokowi dalam Nawacita mulai dari dana desa, kepemilikan tanah untuk petani, pembangunan irigasi, hingga penguatan bulog Pun soal satu juta hektare lahan baru di luar Pulau Jawa, perbaikan pasar tradisional, pusat pengolahan ikan, sampai industri kreatif juga disinggung Iwan.Bahkan, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar juga ada dalam lagu Iwan Fals ini.

Penghujung lagu itu sekaligus penanda pengharapan Iwan agar Jokowi tak ingkar janji.

Saya sendiri termasuk salah satu penggemar bang iwan fals. Dari sekian banyak artis yang mengadakan konser di kalimantan, cuma bang iwan yang pernah saya datangi. saya berharap semoga bang iwan akan tetap selalu menyenandungkan suara hati rakyat kecil, karena bagi saya bang Iwan adalah ‘Wakil Rakyat’ sesungguhnya. Jangan sampai mentang-mentang pemerintah yang sekarang adalah pilihan bang iwan, bang iwan malah menjadi lembek terhadap pemerintahannya.

Tak masalah siapa presidennya, yang penting mampu memajukan indonesia.

“Salam Oi! Damai Kami Sepanjang Hari”

arizaloi.blogspot.com

Referensi:

Opini Pribadi

http://www.iwanfals.co.id/article/our-story/53-biografi-iwan-fals

http://iwan-fals.blogspot.co.id/2007/08/iwan-fals-ia-tetap-berdiri-ketika-yang.html

http://www.biografiku.com/2009/02/biografi-iwan-fals.html

https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20170915164010-227-242013/viral-iwan-fals-bawa-lagu-kritik-janji-jokowi/

https://www.youtube.com/channel/UCSbU4en8U_HvTlrB8tWuKyQ