Pemerintah Mulai Kembangkan Ekonomi Syariah Dengan Menggarap Sektor Wirausaha

JAKARTA – Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) dan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) sepakat untuk mengembangkan ekonomi yang berbasis syariah. Sehingga ekonomi syariah bisa menjadi bagian dari perekonomian utama secara umum dalam konteks pembangunan nasional.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, dalam pengembangan ekonomi syariah akan ada tiga pilar utama untuk mendukung ekonomi syariah. Dimana pilar utama pertama adalah dengan pemberdayaan ekonomi syariah khususnya pada sektor riil.

Baca juga: Besarkan Ekonomi Syariah, Pemerintah Bisa Berdayakan Pesantren dan Saudagar

“Ada tiga pilar utama, pertama adalah pemberdayaan ekonomi syariah dengan fokus kepada wirausaha-wirausaha,” ujarnya saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Selanjutnya lanjut Bambang, pilar kedua adalah pengembangan dan pendalaman ekonom syariah. Namun untuk pilar yang satu ini dibutuhkan instrumen yang banyak.

“Nah disini perlu instrumen lebih banyak. Kira-kira instrumen apa di syariah yang masih harus dikembangkan,” jelas Bambang.

Baca juga: Majukan Ekonomi Syariah, Menteri Bambang: Harus Dimulai dari Wirausaha

Lalu, pilar terakhir adalah penguatan riset dan edukasi keuangan syariah. Hal ini untuk meningkatkan kualitas dari SDM syariah yang dinilai belum mumpuni

“Kami juga sudah melakukan harmonisasi antara ekonomi syariah dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Hal itu karena SGDs sangat relevan dengan kepentingan umat,”jelas Bambang

(rzk)

Sumber : Okezone.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: