Diam-diam Ada Tim Siluman Mata-matai Polisi ‘Nakal’ Selama Operasi Zebra

OPERASI ZEBRA 2017 – Polisi dengan megunakan senjata laras panjang mengawal Polantas melakukan Operasi Zebra 2017 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (7/11). Operasi Zebra yang digelar mulai 1 November hingga 14 Desember 2017 tersebut untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.—Warta Kota/henry lopulalan
 
JAKARTA – Korlantas Polri melakukan pengawasan terhadap personelnya yang berpotensi melakukan pelanggaran selama berlangsungnya Operasi Zebra 2017. Caranya, dengan  membentuk tim siluman.

“Jadi kita punya tim siluman untuk mengawasi mereka, jadi mereka enggak sembarangan,” ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, kep

ada wartawan di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Rabu (8/11/2017).

Royke mengungkapkan bahwa tim siluman ini berisi dari anggota Divisi Profesi dan Pengamanan. Nantinya mereka yang akan menindak anggota polisi yang melakukan pelanggaran.

Menurut Royke, beberapa pelanggaran kerap dilakukan oleh para anggota Satlantas Polri saat Operasi Zebra.

“Bisa intimidatif, arogansi atau bisa sesuatu, ‘damai’ kadang-kadang pelanggar mau cepat. Ada pantauan itu biasanya ada perwira,” jelas Royke.

Seperti diketahui, Polri melalui Korlantas melaksanakan Operasi Zebra di sejumlah titik di seluruh tanah air. Dimulai sejak 1 hingga 14 November 2017.

Operasi Zebra adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh kepolisian lalu lintas untuk menekan pelanggaran berlalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan. 

Untuk tahun ini, Operasi Zebra bertajuk, ‘Penegakkan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas: Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan’.  

BACA SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: