Penghayat Kepercayaan Dipastikan tak Berbenturan dengan Agama Resmi

Penganut kepercayaan Sunda Wiwitan dalam sidang uji materi di MK, Selasa 7 November 2017/ANT/Hafidz Mubarak

Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pembina kelompok penghayat kepercayaan. meyakinkan keberadaan mereka sama sekali tak berbenturan dengan lima agama resmi di Indonesia. Domain penghayat kepercayaan adalah tradisi dan budaya spiritual pendekatan diri kepada Yang Maha Esa.

“Sudah lama ada kepercayaan ini sudah dari zaman nenek moyang dari turun temurun,” kata Kasubdit Pembinaan Tenaga Kepercayaan dan Tradisi Syamsul Hadi kepada Metrotvnews.com di kantor Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis 9 November 2017.

Kepercayaan yang sudah ada ratusan tahun sebelum agama besar masuk Indonesia diwarisi turun-temurun hingga kini. Syamsul membantah penghayat kepercayaan akan menodai ajaran agama tertentu.

Mereka diajarkan nilai-nilai dalam hubungan antarmanusia. Begitu pula hubungan dengan Yang Maha Esa.

“Penghayat kepercayaan itu damai, enggak sampai ke situ (penodaan agama). Dalam artian selama kami membina belum mengalami ada seperti itu,” ucap dia.

Direktorat Kepercayaan YME dan Tradisi Kemendikbud mencatat ada 187 kelompok penghayat kepercayaan yang tersebar di 13 provinsi di Tanah Air. Jawa Tengah menjadi provinsi terbanyak penghayat kepercayaan dengan 53 kelompok.

Sebelumnya, MK mengabulkan permohonan uji materi terhadap Pasal 61 Ayat (1) dan (2), serta Pasal 64 ayat (1) dan (5) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk). Putusan berarti penghayat kepercayaan mendapatkan pengakuan negara dalam sistem administrasi kependudukan.

Permohonan uji materi dengan perkara 97/PUU-XIV/2016 itu diajukan Nggay Mehang Tana, Pagar Demanra Sirait, Arnol Purba, dan Carlim. Para pemohon merupakan penghayat kepercayaan dari berbagai komunitas kepercayaan di Indonesia.

(OJE)

BACA SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: