Mahkamah Agung Restui Trump Larang Warga 6 Negara Mayoritas Muslim Berkunjung ke AS

 

Pengunjuk rasa memprotes kebijakan Donald Trump terkait Muslim di New York, AS pada 4 Februari 2017. (Alisdare Hickson / Flickr)
 
WASHINGTON—Mahkamah Agung Amerika Serikat pada hari Senin waktu setempat mengizinkan pemberlakuan penuh terkait pelarangan berkunjung warga dari enam negara mayoritas muslim. Hakim memutuskan bahwa kebijakan tersebut dapat sepenuhnya diberlakukan meski ada tantangan hukum yang terus berlanjut di pengadilan bawah.

Larangan tersebut menerapkan berbagai batasan visa untuk warga negara dari enam negara berpenduduk mayoritas Muslim; Chad, Iran, Libya, Somalia, Suriah dan Yaman. Selain itu larangan sama juga diberlakukan untuk warga Venezuela dan Korea Utara.

Presiden Donald Trump telah mengeluarkan larangan kontroversial ini sejak baru menjabat. Pada bulan Juni, pengadilan tinggi mengizinkan bagian-bagian dari larangan perjalanan diberlakukan, namun mengatakan bahwa mereka yang memiliki “klaim yang kredibel atas hubungan yang bonafide dengan seseorang atau entitas” di AS harus dibebaskan.

Pengadilan Banding AS ke-9 di San Francisco dan Pengadilan Banding AS ke-4 di Richmond, Virginia akan mengadakan diskusi mengenai legalitas larangan tersebut minggu ini. Keputusan Mahkamah Agung nampaknya merupakan kemenangan besar bagi Trump setelah undang-undang pajaknya juga disetujui di Senat pada hari Sabtu. (Middle East Monitor/amr)

BACA SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: