Ketua DPC LAKI Batam Tolak Keras Penyerobotan Lahan seluas 27,970 m2

Foto SuaraKonsumen Net.

 

Sukon, Batam – Pengembang menyerobot lahan warga sambu, Nongsa Batam seluas 27.970 M² Rabu (22/11/17).

Saat konfirmasi kepada Ketua DPC LAKI kota Batam Yustinus bulolo menuturkan DPC LAKI siap mendengar aspirasi masyarakat yang tertindas atas ketidak adilan yang dilakukan oleh oknum pemerintah maupun swasta.

Menurut nya pengembangan yang melakukan penyerobotan lahan milik salah satu warga kampung sambu itu merupakan bentuk ketidak taattan pihak pengembang dengan hukum yang berlaku di wilayah Indonesia.
Dengan arogan pihak pengembang melakukan pemaksaan otorisasi wilayah tanpa adanya komunikasi maupun kordinasi dengan pemilik lahan, apalagi ditambah oknum aparat,oknum DPRDbatam,serta oknum ormas-ormas yang diduga melakukan intimidasi kepada pemilik lahan ucap Tinus panggilan ketua DPC LAKI
Disini semua warga tau kalau pemilik lahan 27,970M2 mendiang Haji Tajudin.

“Setahu saya, lahan tersebut sudah di kelolah oleh Alm H tajudin sekitar tahun 1991, namun memang berjalan nya waktu, ada dari pihak TNI AD yang meminta lahan tersebut, guna membangun sebuah yayasan milik komandan strategi angkatan darat (Kostrad),” jelasnya.

Namun entah bagaimana, sekarang ini pihak pengembang mengaku memiliki PL yang dikeluarkan oleh BP BATAM.

“Kami menduga dibelakangnya ada pihak pengembang dari PT LEO PUTRA NIAGA JAYA dan PT ANGKUTAN SWASTIKA RAYA yang mengakui kepemilikan lahan tersebut dan akan membangun perumahan dan pertokoan Nongsa Sakinah Estate”.

“Saya selaku ketua DPC LAKI akan terus mengawal permasalahan ini sampai tuntas,hentikan penyerobotan lahan milk warga, kami meminta kepala BP Batam untuk melakukan peninjauan kembali PL yang telah dikeluarkan, agar elemen masyarakat kelas bawah bisa menikmati lahan dan dapat hidup dengan layak tanpa ada intimidasi dari pihak manapun,” pungkasnya. ( Iwan,f)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: