Ambil Paksa Mobil Warga di Kemiri, Debt Collector Dibekuk Polisi

 
 

Tangerang – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menangkap dua debt collector (penagih utang) karena mengambil paksa mobil yang menunggak pembayaran hutang tanpa dilengkapi surat tugas, dan melakukan kekerasan di Jalan Raya Kemiri, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Selasa (28/11/2017).

“Kedua mendatangi rumah korban secara dan melakukan intimidasi. Bahkan, tangan korban sempat dijepit di pintu mobil,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan, Selasa (19/12/2017).

Dua penagih utang tersebut masing-masing bernama Lodo Fikus Naitube alias Lodi (38) warga Kampung Cikoneng Ilir, Kelurahan Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota. Tangerang dan Pangkrasius Tefa alias Alasius alias Lobo (32) warga Perum Bukit Cikasungka, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Kasus ini terungkap kepolisian setelah korban, Bahrul Ulum warga Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, melapor ke Polresta Tangerang karena korban merasa takut dengan ancaman para pelaku.

“Para pelaku mendatangi korban dengan maksud untuk menagih hutang sebesar Rp. 80.000.000. Namun saat itu korban belum bisa membayar dikarenakan baru mendapat musibah, istri kecelakaan. Kemudian para pelaku meminta korban untuk menyerahkan kendaraan roda empat milik korban. Korban tidak menyerahkan, kemudian para pelaku menjepit tangan korban degan pintu mobil,” jelas Wiwin.

Setelah dilakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan, aparat Polresta Tangerang melakukan penangkapan terhadap tersangka Lodi di Hotel Istana Nelayan, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang dan selanjutnya disusul dengan penangkapan Lobo di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu (17/12/2017).

Sejumlah barang bukti berupa satu buah mobil dan satu buah motor telah diamankan petugas. Dalam Hal ini pelaku terancam dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(Zie)

BACA SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: