Kenangan Menteri Rini di Hari Ibu: Saya Sering Masak untuk Ibu

https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 22 320 1834341 kenangan-menteri-rini-di-hari-ibu-saya-sering-masak-untuk-ibu-1ildzB3dcv.jpg

BALIGE – Tepat pada 22 Desember, seluruh masyarakat Indonesia memperingati Hari Ibu. Banyak cara mengungkapkan rasa cinta kasih kepada seorang ibu.

Hari ibu menjadi spesial dan punya makna tersendiri bagi setiap orang terutama mengenang masa-masa bahagia dengan ibu dan menjadi ibu dari seorang anak.

 

Tidak hanya masyarakat biasa, sekelas pejabat hingga petinggi negara juga punya cerita sendiri dengan ibunda. Tak kecuali Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang ternyata sangat senang memasak untuk ibunya di saat hari ibu.

“Kalau saya paling sering masak (untuk ibu) ya. Karena saya orangnya suka masak, saya sering masakin ibu saya, terus kita mencari waktu untuk mengobrol,” ungkap Rini di Balige, Jumat (22/12/2017).

 

Baca Juga: Hari Ibu, Menkeu Sayangkan Partisipasi Tenaga Kerja Wanita di Indonesia Stagnan

Menteri Rini menuturkan, tidak hanya sekadar mengobrol saja, saat ada waktu bersama ibu, dirinya juga selalu merencanakan liburan bersama. Tapi seketika ia tampak sedih dalam senyum tipisnya karena tidak bisa bersama ibunda dalam waktu lama karena saat ini telah tiada.

“Dan terakhir-terakhir justru waktu saya sudah kerja, sudah punya karier dan sudah punya duit jadi ajak pergi ibu untuk wisata. Tapi enggak bisa terlalu lama soalnya sudah enggak ada (wafat),” jelasnya.

Sementara itu, sebagai seorang ibu ia juga sangat bersyukur karena memiliki anak yang tidak pernah lupa memberikan hal spesial kepadanya di saat hari ibu. Anaknya selalu menyiapkan mulai dari bunga hingga memasakkan makanan kesukaannya.

Baca Juga: Hari Ibu, Menhub: Selalu Menginspirasi dalam Kehidupan dan Berkarya

“Biasanya anak-anak saya pas (hari ibu) pasti ingat, biasanya ada bunga, kalau anak saya laki yang lebih besar biasanya masakin karena dia suka masak. Itu saja saya sudah senang,” papar Menteri Rini.

Dalam kesempatan ini ia juga tidak lupa berpesan bagi yang masih memiliki ibu agar selalu membahagiakan orang yang telah membawa kita masing-masing ke dunia ini.

“Mungkin titipan saya adalah kepada adik-adik yang ibunya masih dekat dan masih ada sama-sama, harus selalu ingat betapa beruntungnya bahwa ibu selalu sama-sama, selalu bisa memberi nasihat di mana saat masalah selalu datang bisa dihadapi bersama,” tukasnya.

(kmj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: