Kabarnya Sudah Direstui Megawati, Mabes Polri Sarankan Anton Mundur

 

 
Wakil Kepala Lembaga dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri, Irjen Pol Anton Charliyan siap maju di pilgub Jabar. (Jawapos.com)
 
 

Jakarta – Wakil Kepala Lembaga dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri, Irjen Pol Anton Charliyan dikabarkan akan digaet oleh PDIP dalam Pilkada Jawa Barat. Karena itu, Mabes Polri mengimbau untuk mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya.

“Dalam hal ini Polri mendukung dan berharap bila akan maju di pilkada dipersilahkan untuk mengundurkan diri,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (22/12).

Martinus menuturkan, pihaknya merespon positif jika ada perwira tinggi Polri yang akan mengikuti Pilkada secara serentak 2018. Namun, yang bersangkutan bisa segara untuk menempuh proses pengajuan tahapan pensiun dini dengan alasan ingin menjadi kepala daerah.

“Jadi harus pensiun dini, tentu bagi Polri sendiri akan mengizinkan para Pati ini mengundurkan diri,” ungkap Martinus.

Martinus menyebut bukan hanya Anton yang akan mencalonkan diri sebagai bakal calon Gubernur, tapi juga Kepala Korps Brimob Murad Ismail dan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin.

Oleh karen itu, jika positif telah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur ke KPUD, maka diharuskan untuk mengundurkan diri.

“Batas waktunya pada saat sudah ditetapkan sebagai paslon oleh KPUD di daerah masing-masing. Begitu ditetapkan sebagai calon, maka otomatis itu sudah harus mengundurkan diri,” tandas Martinus.

Sebelumnya, Anton yang merupakan mantan Kapolda Jawa barat mengaku, dirinya telah mendapat restu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju dalam Pilgub Jabar.

“Saya kemungkinan besar, kalau rekomendasi memang belum, tapi Insya Allah kita dapat rekomendasi,” ucap Anton (19/12).

(rdw/JPC)

BACA SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: