3 Ruas Tol Trans Jawa Bisa Dilintasi Pemudik saat Lebaran 2018

https: img.okeinfo.net content 2018 01 30 320 1852384 3-ruas-tol-trans-jawa-bisa-dilintasi-pemudik-saat-lebaran-2018-m1YUzK8egl.jpg
Foto: (Feby/Okezone)
 
 

JAKARTA – Pemerintah memastikan tiga ruas tol Trans Jawa dapat beroperasi fungsional pada mudik Lebaran 2018. Tol yang berfungsi ini sepanjang 85 kilometer (km).

Adapun ketiga tol tersebut yakni Pemalang-Batang sepanjang 23 km, Salatiga-Solo sepanjang 32 km, serta Ngawi-Kertosono sepanjang 30 kilometer.

 

 Baca juga: Libur Lebaran Berdekatan dengan Pilkada, Begini Persiapan Kemenhub

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, dengan ketersediaan ketiga tol tersebut maka pada musim mudik Lebaran akses tol bisa terhubung dari Jakarta hingga Surabaya.

 

“Jadi pada saat Lebaran nanti lalu lintas bisa sampai ke Surabaya, tentu nanti ada yang sudah beroperasi ada yang sifatnya fungsional, namun bukan darurat, jadi sudah sampai kepada pengerasan jadi lebih nyaman jalannya,” jelas dia di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

 Baca Juga: 2 Menteri Ini Sudah Sibuk Ngurus Mudik 2018, Intip Persiapannya!

Dia mengatakan untuk keseluruhan tol Trans Jawa akan dapat beroperasi menjelang Lebaran. Dia mengatakan pihaknya akan terus menggenjot penyelesaian pembangunan jalan tol untuk mengejar target pengoperasian fungsional.

Di sisi lain, untuk kesiapan operasional di gerbang tol, pihaknya mengatakan mempersiapkan petugas tol yang membawa mobile reader untuk mengatasi antrian di gerbang tol. Selain itu disediakan juga fasilitas isi ulang (top up) uang elektronik serta pemberian kartu elektronik (e-toll).

“Pemberian kartu akan kita koordinasikan dengan bank-bank yang mengluncurkan produk tersebut,” ujar dia.

 Baca juga: Mudik 2018, Menhub: Ruang Udara Masih Besar untuk Dimanfaatkan

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan dalam musim mudik Lebaran pemerintah juga melakukan pembatasan angkutan barang. Dia memastikan, pembatasan angkutan barang ini tidak menganggu kebutuhan pokok dan suplai pabrik.

“Pembuatan ini enggak akan memakan waktu yang lama. Kita akan keluarkan peraturan menteri untuk ini, tapi ditekankan untuk bahan pokok dan suplai pabrik tetap terjaga. Kita akan lihat waktu yang tepat pembatasan ini berlangsung,” ujar dia.

(dni)

BACA SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: