LPKNI Kepri Lakukan Pengawasan Ketat Terhadap Barang – barang Impor Ilegal di Batam

Foto SuaraKonsumen Net.

 
Sukon- Batam ,  kepulauan Riau merupakan provinsi yang sangat strategis karena diapit oleh negara Singapura dan Malaysia oleh sebab itu perdagangan yang dilakukan perlu sekali diadakan pengawasan karena diduga masih banyak nya produk- produk impor maupun dalam negeri yang tidak memiliki ijin edar

Untuk itu  lembaga perlindungan konsumen melakukan monitoring terhadap peredaran barang – barang yang tidak mempunyai ijin edar

Menurut Iwan fajar selaku ketua lembaga perlindungan konsumen nasional Indonesia (LPKNI) bagian pengawasan obat dan makanan , mengimbau kepada pe­la­ku usaha agar menaati pera­turan-peraturan yang berlaku ter­kait pengawasan obat dan ma­kanan. “Sedangkan untuk ma­sya­rakat di­imbau untuk tidak meng­konsumsi produk yang tidak me­menuhi stan­dar dan,” imbau­nya “Konsumen juga harus mem­­­perhatikan nomor re­gistrasi pro­duk makanan ketika mem­beli. Hal ini penting untuk menge­tahui ada atau tidaknya ijin dari BPOM.

Konsumen harus tahu bahwa sebuah produk ilegal itu tidak ada pihak yang bertanggung ja­wab ketika terjadi sesuatu. Jika hal ini terjadi, sambung iwan fajar, kon­sumen tidak bisa menuntut kepada siapapun terkait produk yang dibelinya itu.

Pentingnya legal karena pe­me­rintah yang beri izin edar dan dia yang bertanggung jawab ji­ka terjadi sesuatu serta importir­nya jelas.

Pasal 58 UU No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan menyata­kan, hukuman pidana penjara maksimal 3 tahun dan denda Rp360 juta pada pihak yang me­masukkan pangan kemasan im­por tanpa disertai label yang di­te­tapkan pemerintah dan undang-undang undang perlindungan no 8 tahun tahun 1999.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: