JawaPos.com – Empat terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) kabarnya membawa sebuah pesan. Pesan tersebut ditulis tangan dalam sepucuk surat yang ditemukan di pakaian salah satu dari mereka.

Adapun dalam suratnya, terduga teroris itu menyinggung soal seruan untuk berperang. Mereka pun menegaskan untuk memerangi sejumlah pihak yang disebut sebagai toghut dan kafir.

Di akhir surat, tertulis cukup besar “Daulatul Islam Baqiah”. Dari penelusuran JawaPos.com, Daulah Islam berarti negara Islam. Perkataan itu biasa digunakan ISIS.

Referensi pihak ketiga

Suasana Mapolda Riau setelah mendapat serangan terduga teroris. (Virda Elisya/JawaPos.com)

Berikut penggalan surat yang diduga ditulis empat orang yang dilumpuhkan di Mapolda Riau, Pekanbaru, pagi tadi:

Wahai orang-orang yang beriman mengapa apabila dikatakan kepada kamu berangkatlah untuk berperang dicjalan Allah kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu entah kamu menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat, padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan) kehidupan di akhirat hanyalah sedikit.

Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain dan kamu tidak akan merugikannya sedikitpun dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu (At Taubah 38 39).

Dan untuk kamu para tougut dan anshornya “wahai orang-orang kafir kamu pasti akan dikalahkan dan digiring kedalam neraka jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal” (surat An Naam ayat 12).

Sungguh kami akan terus memerangi kalian walaupun salah satu dari kami akan terbunuh, itu adalah hal kecil bagi kami demi tegaknya ajaran Allah di muka bumi ini. Karena kami tidak ridho diatur oleh aturan kafir yang kalian ada-adakan dan sungguh kami akan terus berperang hingga diri ini semata-mata hanya untuk Allah dan hanya Allah saja yang ada di ibadahku. Walhamdulillahirabilalamin

Sumber Jpnn.com