Indonesia Bersiap Gelar Kongres Internasional ISO/COPOLCO 2018

MALANG,SUKON – Gelaran akbar konferensi organisasi standardisasi se-dunia akan dilaksanakan kurang dari setahun lagi. Kongres tahunan ISO/COPOLCO ( International Standard Organization/Consumer Policy Committee ) ini sedianya akan dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di Kota Malang pada tanggal 20-26 April 2018 nanti di Ijen Suites Hotel, Kota Malang Jawa Timur. Pihak yang ditunjuk sebagai panitia kongres akbar ini adalah Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) yang juga berpusat di kota Malang. 

Ditemui pada hari Jumat, (11/8/2017), Presiden LPKNI, Nanang Nilson, S.H., MH menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi ISO/COPOLCO 2018 ini akan dihadiri oleh perwakilan dari 147 negara. Menurutnya, tiap negara akan mengirimkan 5 orang perwakilan.

Namun sebelumnya, pada tanggal 16 April sampai 19 April 2018 di tempat yang sama akan digelar pula Kongres Nasional Perlindungan Konsumen . Kongres nasional tersebut akan dihadiri oleh perwakilan lembaga perlindungan konsumen dari seluruh Indonesia. Kedua kongres nasional dan internasional ini mengangkat tema yang sama, yaitu ‘Perdagangan Barang dan Jasa Online’.

( Presiden LPKNI, Nanang Nilson,S.H,MH, (kanan) bersama Pimpinan LPKNI Wilayah Jawa Barat, Rahmat Mulyana pada Kongres ISO COPOLCO di Malaysia Mei 2017 lalu. )

Menurut Nanang Nilson, acara kongres perlindungan konsumen nasional ini rencananya akan diisi dengan acara diskusi panel dengan mengundang Menteri Perdagangan, Kapolri, Menteri Perhubungan, Keminfo, sebagai pembicara.

“Untuk kongres ISO/COPOLCO sendiri, akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. Dengan menghadirkan para pembicara dari International Consumer di Jenewa.” ujar Nanang. 

” Menyambut para tamu negara tersebut, kami akan menghadirkan kesenian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia seperti kesenian dari Aceh, Jawa Timur, dan Bali.’ lanjutnya.

” Dan untuk liputan berita, kami akan mengandeng sejumlah media-media besar nasional sebagai official media, baik cetak maupun elektronik, termasuk media resmi LPKNI, suarakonsumen.net “, pungkasnya.

 

Sekilas tentang ISO

Organisasi Internasional untuk Standardisasi atau disingkat ISO adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Dikarenakan singkatan dari masing-masing bahasa berbeda (IOS dalam bahasa Inggris dan OIN dalam bahasa Perancis) maka para pendirinya menggunakan singkatan ISO, (diambil dari bahasa Yunaniisos) yang berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi.(wikipedia)

Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya.

Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari ratusan negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG). Peserta ISO termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar. (right)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: