Kondisi perlindungan konsumen di Indonesia memang masih sangat memprihatinkan. Bukan hanya terbukti dari rendahnya tingkat pengaduan konsumen. Namun ada sejumlah indikator yang seharusnya menjadi sorotan pemerintah untuk segera menangani hal seperti ini.

Indikator utama terkait masalah hak-hak dasar warga negara yang ternyata selama ini masih terabaikan. Hak-hak tersebut mencakup masalah budaya, sosial dan ekonomi. Kenapa bisa dikatakan hak-hak mereka masih terabaikan? Hal ini bisa dilihat dari kebutuhan dasar dibidang pendidikan., kesehatan dan fasilitas public seperti telepon, listrik, BBM dan air yang masih sulit didapatkan dan dinikmati. Hal ini jelas kasus pelanggaran konsumen yang dapat membuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah hilang.

Beberapa faktor yang melandasi keprihatinan kondisi terkait dengan perlindungan konsumen di Indonesia. Pertama, antara produsen dengan konsumen masih ada hubungan asimetris. Kedua, tidak adanya posisi tawar terhadap pelaku usaha yang cukup yang dimiliki konsumen. Ketiga, peran pemerintah yang ternyata masih cenderung berpihak pada pelaku usaha. Keempat, kurangnya rasa kepedulian yang dimiliki oleh institusi hukum. Baca Selanjutnya UU Masih sangat Lemah Dalam Perlindungan Konsumen

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *